Sense: A Cyberpunk Ghost Story, Cerita Hantu Dalam Setting Futuristik

Sense: A Cyberpunk Ghost Story, Cerita Hantu Dalam Setting Futuristik

Dalam dunia gaming, setting futuristik sering dikaitkan dengan genre action, adventure atau role-playing, dan jarang dipadankan dengan horor. Tapi justru hal itulah yang dilakukan indie developer asal Tiongkok, Suzaku, lewat Sense: A Cyberpunk Ghost Story. Terinspirasi dari judul-judul popular macam Clock Tower dan Fatal Frame, gamer bakal disuguhi sebuah kisah menyeramkan dalam balutan nuansa modern. Menurut info, game ini akan hadir di PC (via Steam) pada tanggal 25 Agustus mendatang.

Cerita dalam Sense: A Cyberpunk Ghost Story terjadi di Neo Hong Kong pada tahun 2083. Heroine kita, Mei-Lin Mak, mendapati dirinya terjebak dalam teror supernatural yang membawanya ke reruntuhan Chong Sing Apartments. Dengan menyelidiki setiap sudut gedung dan menolong 14 arwah penasaran, barulah Mei-Lin bisa menguak misteri yang dihadapinya. Namun, ia harus waspada karena Chong Sing juga dihuni oleh banyak sosok astral lain, yang bisa mengancam keselamatanmu!

Seperti halnya permainan bergenre misteri, eksplorasi jadi hal terpenting dalam Sense: A Cyberpunk Ghost Story. Dengan berbicara pada NPC atau memeriksa area sekitarmu, kita bisa mendapatkan petunjuk penting untuk memecahkan beragam misteri dan puzzle. Uniknya, sejumlah item hanya bisa diperoleh setelah gamer menyelesaikan rangkaian aksi tertentu. Selain itu, banyak juga petunjuk yang disembunyikan para arwah jahat, dan membutuhkan metode tertentu untuk mendapatkannya.

Para arwah penghuni Chong Sing Apartments jadi musuh utama yang harus dihadapi Mei-Lin dalam Sense: A Cyberpunk Ghost Story. Dan celakanya, kalian tidak memiliki kemampuan untuk melawan mereka! Satu-satunya cara untuk “mengalahkan” para makhluk astral ini adalah membantu mereka beristirahat dengan tenang. Di samping itu, kehadiran beragam shrine dan memberikan sesaji dapat membantumu bertahan hidup lebih lama dalam game!

Gamer yang pernah mencoba The Coma dari Devespresso Games mungkin merasa familier dengan Sense: A Cyberpunk Ghost Story. Pasalnya, secara garis besar keduanya memiliki gaya permainan yang serupa. Tapi, apakah game yang di-publish Top Hat Studios ini akan mendapat sambutan serupa seperti The Coma? Oh, game ini juga hadir di PS4, Xbox One dan Nintendo Switch sekitar musim gugur mendatang. [Aseek]

Baca:  6 Jenis Hero Yang Harus Anda Kuasai Dalam Mobile Legends

The post Sense: A Cyberpunk Ghost Story, Cerita Hantu Dalam Setting Futuristik appeared first on GameStation.